Tampilkan postingan dengan label deteksi kerusakan motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label deteksi kerusakan motor. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 November 2012

Permasalahan Motor Goyang saat dikendarai


Saat mengendarai motor  mungkin anda pernah merasa tidak stabil atau tidak nyaman karena adanya goyangan ke kiri dan ke kanan jika dalam keadaan jalan lurus. Apa penyebabnya?

Nah untuk mengetahui penyebab motor tidak stabil, ada beberapa hal yang harus dicek:
1. Anda harus mengecek kondisi pelek.
 Karena pelek merupakan piranti yang berhubungan langsung dengan jalan. Biasanya masalah utama tidak stabillnya motor saat dikendaran berasal dari pelek yang bengkok. Pelek bengkok ini biasanya terjadi karena pengendara pernah menghantam lubang yang dalam.
Pelek bengkok itu sangat mempengaruhi handling dan kenyamanan. Ada baiknya jika sudah bengkok sedikit langsung diperbaiki atau langsung disetel.
2. Periksa komstir (home steer) yang ada di sumbu antara segitiga garpu depan.
Komstir ini merupakan perangkat penting dalam pengendalian motor. Biasanya rusaknya kostir itu seperti sudah goyang, kasar dan susah dibelokan. Ini karena faktor umur komstir tersebut yang sudah lama.
Permasalahan ringan pada komstir biasanya bisa diatasi dengan mengencangkan atau mengendurkan setingan komstir tersebut. Jika komstir sudah rusak ada baiknya langsung diganti. Komstir yang sudah tidak normal dapat membahayakan anda, terutama saat menikung.
3. Periksa segitiga pada setang motor Anda yang menghubungkan antara stang dengan shockbreaker. Biasanya suka terjadi ketidaksejajaran antara garpu kiri dan kanan.
Periksa dengan cara melepas segitiga lalu menempelkannya di atas kaca. Dari situ bisa kelihatan kalau segitiga sudah tidak rata.
4. Periksalah leher roda yang terdapat di tengah roda. Ini biasanya sangat berpengaruh terhadap ketidakstabilan motor saat berkendara.
Untuk mengeceknya bisa dilakukan dengan cara menggoyangkan roda ke kiri dan kekanan, kalau terasa goyang harus segera diganti. Ini sama seperti komstir kalau sudah rusak tidak bisa diakalin ada baiknya langsung diganti.

Tips Mendeteksi Kerusakan Komponen Motor dari Gejalanya


Kerusakan pada motor anda pasti bermacam-macam varian penyebabnya, baik dari faktor external motor (alam dan sekitar) maupun dari internal (dalam motor) itu sendiri. Yang pasti kita harus selalu jeli mengetahui dan rajin merawat dan perbaikan jika ada kesempatan. Karena kerusakan kecil yang jika dibiarkan dapat berakibat fatal. Untuk info lebih lengkap bisa kita lihat bahasannya di bawah ini bersama.

Beberapa indikasi yang dapat digunakan untuk memprediksi kerusakan pada motor: 

1. Mesin mendadak mati ketika dikendarai dijalan
Businya mati atau businya kotor
Platina tidak bekerja dengan sempurna atau sama sekali tidak bekerja akibat
dari baut platina longgar
Kabel pengapian lepas/longgar
Bensin tidak turun pada karburator
Jet utama dan jet langsam pada karburator tersumbat
Torak macet didalam lubang silinder akibat overheating

2. Pemakaian bahan bakar boros
Tersumbatnya saringan udara dibagian belakang karburator
Banyaknya karbon pada ruang bakar. Karbon ini terbentuk akibat terbakarnya
oli pelumasyang mengeras berupa arang yang menempel pada puncak torak
dari ruang bakar
Sistem pemakaian yang kurang tepat
Kompresinya rendah
Kerusakan yang terjadi yaitu torak. Cincin torak dan lubang silinder

3. Akselerasi mesein kurang sempurna
Saluran-saluran atau lobang-lubang didalam karburatornya kotor
Businya tidak menyala secara konstan yang disebabkan kotor.
(kerenggangan busi terlalu rapat)
Gas sisa pembakaran tidak dapat keluar secara lancar dari knalpot
Saringan udara yang tersumbat akan mempengaruhi komposisi bensin
dan udara sehingga campuraterlallu kaya
Waktu pegapian yang kurang tepat, terlau cepat menyala atau terlalu
lambat menyala

4. Tenaga dari mesin hilang
Bos katup terlalu sempit lubangnya, sehingga katup menjadi tidak lancar
untuk bekerja
Pegas katupnya lemah atau patah, perbaikannya harus ganti yang baru
Waktu pembukaan dan penutupan katup tidak tepat. Hal ini berarti poros
hubungan (noken as)
harus di stel kembali pada posisi top
Terjadi kebocoran kompresi akibat rusaknya paking kepala silinder
Torak, cicncin torak, dan lubang silindernya usang
Tempat kedudukan businya rusak, hal ini berarti harus dibuat alur dudukan
busi yang baru

5. Keluar asap putih dari knalpot
Torak, cincin torak dan lubang silinder aus/rusak
Terlalu banyak mengisi oli pelumas
Tekanan pompa oli terlalu tinggi
Penggunaan mutu oli yang kurang baik

6. Mesin hidupnya tersendat-sendat setelah dipanaskan
Busi yang kadang kala mengeluarkan api kadangkala tidak
Koil pengapiannya rusak
Penyetelan plampung kurang tepat